Teristimewa di Tahun 2018

Sudah jadi tradisi setiap awal tahun bikin resolusi atau kilas balik setahun sebelumnya. Saya juga udah nyusun resolusi singkat 2019, lengkapnya biar saya sendiri saja yang tahu hehe. Harusnya bikin kilas balik dulu di tahun 2018, baru bikin tulisan resolusi 2019, tak apa.

20190107_131411_0000

Setahun yang lalu saya nggak bikin resolusi seperti tahun-tahun sebelumnya. Selain malas, tahun kemarin saya mengalami krisis semangat. Jadilah, saya bertekad ngejalanin hari-hari tanpa patokan. Biarlah saya jemput kejutan-kejutan di depan. Kadang jika terlalu ambisius ketika jatuh atau nggak sesuai ekspetasi bakal ngerasa jatuh, sejatuh-jatuhnya.

Tapi, di tahun 2018 walau nggak bisa dibilang seneng terus alias lancar, alhamdulillah berhasil mengukir kenangan istimewa bagi saya. Ternyata saya memang dapat kejutan-kejutan tak terduga di tahun itu. Dan yang terpenting adalah saya mengambil sebanyak-banyaknya pelajaran hidup, banyak memberikan efek positif bagi saya.

Krisis Diri

Di awal tahun saya resign dari sekolah, nggak punya tujuan jelas setelah keluar. Cari kerjaan pengganti lumayan susah karena saya nggak mau salah pilih lagi juga. Pemburu pekerjaan selama hampir empat bulan lamanya saya jalani, amplop demi amplop mampir ke sana-sini. Hal itulah yang membuat saya sedikit minder, putus asa, dan ngerasa nggak berguna. Tapi, dari setiap kejadian Allah sangat tahu apa yang dibutuhkan hambanya. Yah, ada banyak syukur yang nggak bisa saya sebutin satu-satu di titik yang saya anggap titik terendah kala itu.

Tentor

Menjadi tentor merupakan salah pengalaman berharga di tahun kemarin bagi saya walau mendapat kritik kok nggak kerja di sekolah. Awalnya nggak percaya diri, tapi lama-kelamaan terbiasa, lebih enjoy dan lagi-lagi ada banyak pelajaran yang saya ambil. Kalau saya nggak jadi tentor mungkin kemampuan dalam bidang yang saya geluti nggak akan keasah bahkan tak bergerak pada titik tertentu. Tantangan bagi saya untuk memberikan pelayanan bantuan belajar bagi mereka. Otomatis saya juga harus lebih giat belajar sebulum menyampaikan materi atau menajwab pertanyaan. Dan pertama itulah saya megang siswa SMP yang sebelumnya saya hanya fokus megang jenjang SMA. Nano-nano!

Baca Juga : Menjalin Komunikasi Intim dengan Siswa

Banyak Waktu dengan Keluarga

Karena hampir 5-6 bulan menganggur, jelas membuat saya banyak menghabiskan waktu di rumah. Karena itulah lebih banyak saling peduli, menghabiskan waktu bersama, sampai fokus pada rumah. Dan saya menjadi lebih dekat dengan sepupu karena sedari kecil sampai hampir usia 2 tahun ini dia sering sama saya. Secara nggak langsung saya mengikuti tumbuh kembangnya.

Baksos Ramadhan dan Berkumpul dengan Teman

Awal tahun lalu sampai bulan kelima kalau nggak salah, saya kesepian banget. Sudah nganggur, nggak ada temen buat diajak curhat atau sekedar menemani melepaskan penat. Sudah lama rasanya tak berkumpul dengan mereka. Semua jelas sibuk dengan aktivitasnya masing-masing, tapi saya bersyukur ada kalanya sahabat beberapa kali menjenguk atau kita menghabiskan waktu bersama. Saat bulan ramadhan itulah saya ngerasa dapat temen lagi, temen lama kembali ngumpul karena kita punya kegiatan tahunan. Hampir setiap hari kita bertemu untuk rapat persiapan, tak jarang pulang malam bukan karena rapat tapi bercengkrama. Bulan-bulan berikutnya saya makin pede ketemu dengan teman-teman lainnya. Dan sejak saat itulah ngerasin betul bahwa bertemu mereka adalah sebagai pengisi daya.

img-20180529-wa0041

Diterima di Sekolah Negeri

Yah impian saya itu dari setelah lulus kalau ngajar, pengennya mengajar di sekolah negeri. Nggak punya alasan pasti sih, ingin aja. Karena sejatinya saya pengen banget ngajar di SMA saya dulu, tapi saya harus legowo untuk itu. Dua kali mengajar di sekolah swasta, setelah resign dari sekolah terakhir akhirnya saya diterima sebagai pengajar di sekolah negeri. Seneng banget dong, bersyukur ini juga salah satu impian saya.

Melanjutkan Kuliah (S2)

Kabar gembira setelah lebaran mengantarkan saya kepada mimpi sejak dua tahun sebelumnya. Karena itulah saya harus legowo lagi untuk memilih di antara dua pilihan, mengajar atau melanjutkan sekolah. Padahal saya udah antusias banget ngajar di tempat baru, sekolah negeri impian saya. Saya juga punya tekad untuk imbang di dua-duanya. Apa daya…

Baca Juga : Seleksi Progam Pascasarjana Universitas Negeri Malang

Pernikahan (Momen Spesial) Sahabat

Tahun ini undangan pernikahan benar-benar banyak yang mampir. Entah itu temen deket, temen lama ee tiba-tiba muncul sampai kepada temen yang saya aja nggak begitu deket ee diundang. Saya sampai selektif buat datengin karena bingung bagi-bagi pengeluaran, maklum nggak kerja. Salah satunya momen terindah adalah saya masih sempat ikut berbahagia di momen spesial mereka. Campur aduk, nano-nano. Turut berbahagia.

Aktif Ngeblog

Ngeblog menjadi teman tersetia saya selama setahun itu, semoga tahun berikutnya masih sama. Alhamdulillah saya masih rajin ngeblog walau isinya nggak karuan. Benar-benar sebagai terapi diri sendiri, dari BW juga mengalirkan semangat bagi saya. Malah di perkuliahan semester satu kemarin yang lumayan padat, saya masih bisa ngeblog.

Baca Juga : Kopdar Perdana

Penghasilan dari Nulis

Baru pertama saya mendapatkan penghasilan dari nulis. Yah pertama kali, jangan ditanya rasanya, jelas saya seneng-seneng banget. Ternyata ini yang disebut hobby yang dibayar. Semoga impian saya akan blog dan menulis siapa tahu bisa membantu biaya studi saya. Yah setidaknya untuk keseharian tak mengandalkan orang tua lagi.

Baca Juga :

Es Drop, Legendaris Blitar

Air Terjun Gua Luweng, Wisata Tersembunyi Blitar

Jalan-Jalan dan Jajan

Kalau main jauh untuk tahun ini saya sama sekali nggak keluar kota. Yah keluar kota saat balik Malang lagi, itupun kemarin saya juga nggak banyak main. Tapi, untuk jajan belum bisa ngerem. Masih sering kuliner sana-sini karena saat banyak pikiran, obat terampuh salah satunya ya makan. Nah tempat yang ingin saya kunjungi akhirnya di tahun ini juga terwujud yakni berkunjung ke Kebun Kopi Karanganyar. Satu lagi, dapat kesempatan mengunjungi BJPBRnan cantik.

Baca Juga : Icip Kuliner Korea, Kedai Seasoning Malang

Pembicara di Universitas NU Blitar

Ini nih adalah rejeki yang nggak diduga-duga, kok saya bisa-bisanya diundang buat berbagi pengalaman seputar Pendidikan Bahasa Indonesia di depan mahasiswa, yah mahasiswa. Jangan ditanya kegugupan saya. Semoga menjadi batu loncatan untuk kedepannya.

Kuliah

Alhamdulillah kuliah saya lancar, yah meskipun diwarnai lelah pikiran. Jadi, kek gini ya seperti omogan teman bahwa jenjang ini punya tanggungan besar, saya sebut tanggung jawab. Beda banget dengan yang saya rasakan di S1 dulu, salah satunya saya pernah hampir putus asa pada tugas tertentu. Namun, ini adalah jalan yang saya pilih sejak awal , jadi ya harus totalitas. Alhamdulillah saya mampu melewati semua itu. Terbukti tiga tugas akhir perkuliahan semester kemarin mendapat apresiasi dari dosen yang sebelumya memang saya juga kerjakan pakai niat banget. Yang penting jelas sesuai dengan minat saya, jadi ya saat mengerjakan bawannya enjoy. Merasa tak terbebani. Semoga di semester-semester berikutnya lancar, makin lancar. Aamiin.

Ternyata panjang juga …

Itu saja yang saya ingat, sudah lebih dari cukup keistimewaan yang Allah berikan di tahun kemarin. Semoga di tahun 2019 ini bahkan tahun-tahun nanti selalu mendapatkan limpah berkah dariNya. Aaamiin.

Advertisements

3 thoughts on “Teristimewa di Tahun 2018

  1. Bnyak jg ceritanya ya dg sgla good points nya.

    Oya, jurusan S2 nya Linear dg yg S1? Maaf sblumnya nanya
    Smga resolusi di thn 2019 nya jg dlncarkan kan ya. Sukses sllu, Mbak Vera.

    Oya, ttp smngat nulis dan blogwalking ya, biar makin seru 🙂

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s