Memilih untuk Kabur

Memilih untuk kabur dari tugas!

Ada salah satu kawan bertanya pada saya “Menurutmu tugas paling berat di semester ini apa?”

Dengan santainya saya menjawab, “Tidak ada yang berat mas, yang bikin berat tugas ya kita sendiri!” Wasyik sih ya jawaban saya haha. Sok tegar dengan segala halang rintang yang ada.

Tapi, sejatinya memang seperti itu sih. Harus bisa mengalirkan energi positif di setiap hal, seluk beluk kehidupan termasuk kuliah yang saya jalani. Benar saja, energi psotif yang kita alirkan buahnya pun positif. Tak ada rasa khawatir, susah, bahkan merasa setiap apa yang dirasasakans sebgian besar orang itu sulit malah menjadi sebuah tantangan asam-asam asin manis.

Saya sedang belajar demikian. Ini adalah impian saya, akan saya jalani dan nikmati setiap prosesnya. Jadi, untuk berleha dan merasa terpuruk akan tugas bukanlah hal yang patut saya keluhkan.

Namun, ada kalanya saya memang merasakan jenuh luar biasa. Setiap hari saya selalu kejar waktu buat menyelesaikan tugas. Saya mewajibkan diri sendiri untuk rajin memanajemen waktu. Kewajiban saya kembali menjadi mahasiswa adalah belajar, menunaikan kewajiban termasuk menggugurkan tugas. Bagi saya sejauh ini belum merasa berat. Yang paling berat adalah membangun semangat.

Seperti malam ini, blog akhirnya menjadi pelampiasan setelah lama terbengkalai. Saya sedang jenuh dengan kewajiban perkuliahan. Mau belajar juga nggak bakal masuk ke otak. Mau ngerjain tugas apalagi, inspirasi macet alias bumpet. Kalau sudah begini, saya memilih mengalah dengan cara memilih kabur. Saya berpaling, saya memilih menuruti kesenangan saya saja. Ini sebagai pengisi daya semangat juga sih.

Kalau nggak makan, nonton, baca, ya tidur. Ampuh! Sedari sore tadi kerjaan saya cuma nontonin youtube doang. Makan sambil nonton, nonton sambil rebahan. Hape saja saya kesampingkan, rasanya aktivitas nonton punya daya pikat lebih malam ini. Dan ketika mata hampir pedih dan nggak tahu harus nonton apalagi, saya memutuskan untuk menulis curhatan nggak penting ini.

Sebenarnya selain curhat, saya tuh punya pikiran gimana kalau curhatan saya tuh bisa manfaat buat orang lain. Misal mengatasi bosan atau jenuh saat banyak tugas sekolah atau kuliah. Hahahaha, saya ketawa dulu yaa karena ternyata saya juga nggak tahu harus nulis apa. Nulis curhat kek gini lebih mengalir deras.

Beginilah curhat mahasiswa yang belum bisa dikatakan dewasa …..

hehehehe

Advertisements

9 thoughts on “Memilih untuk Kabur

  1. Sy malah suka mbak tulisan isinya curhat.. Terkadang bbrapa hal yg org lain alami jadi bercermin sm diri sendiri kyk pernah ngalamin jg wkwk.

    Tetap semangat kuliahnya Mbak Ver, hehe. Sukses!

    Liked by 1 person

  2. wuah, samaan.
    aku juga larinya ke blog kalo udah jenuh, pusing, dsb dengan rutinitas yang melelahkan
    yaa sama, nulis curhatan. pokoknya nulis dah.
    yang penting puas, hahaha

    lalu… suatu hari… dibaca lagi tulisan absurd yang “ini saya dalam keadaan apa kok bisa nulis seaneh ini? sestres itu kah waktu itu?”
    hahaha

    Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s