Icip-Icip Kuliner Korea, Kedai Seasoning Malang

Ketika saya tes pascasarjana UM gelombang kedua lalu, setelah tes pagi harinya, saya sempatkan untuk bertemu dengan kawan lama. Malam itu juga, saya berkesempatan lagi buat icip-icip kuliner atau jajanan Korea yang dramanya buat saya jatuh cinta. Jatuh cinta dengan adegan makanan-makannya. Sering sekali ditampilkan makanan-makanan khas Korea nan beragam dan cara mereka makan yang benar mengunggah selera.

Teman saya Susan, sebenarnya agak nggak tertarik buat nyobain makanan Korea. Nggak suka buat icip makanan baru, apalagi dia memang tak minat dengan makanan Korea. Tapi, demi menjamu saya dia pun mau. Saya memilihkan tempatnya, dari hasil tanya-tanya. Teman saya merekomendasikan tempat ini yang terkenal murah buat kantong.

Untuk icip makanan Korea, saya udah sedikit familiar dengan beberapa menunya. Saya pernah menikmati Bingsu, jananan Korea seperti toppoki, rappoki, kimbab, ramyun, bimbimbab. Tapi, rasa penasaran akan makanan Korea ternyata nggak pernah surut. Beberapa menu makanan yang pengen-pengen saya cobain (belum sempat)dan kesemuanya baru saya coba di Kedai Seasoning Malang malam itu.

Baca Juga :

Menikmati Seporsi Es Serut Bingsu

Kuliner Pecinta Drakor

Lokasinya di kawasan Suhat atau Soekarno-Hatta Malang, tepatnya Jl. Kendalsari Barat Kav.3, Tulusrejo, Lowokwaru, Kota Malang. Sejujurnya, lokasi ini sulit ditemukan karena memang bangunannya tak mencolok seperti kafe atau tempat makan yang menawarkan bangunan fisiknya juga sebagai daya tarik. Kedai ini berada di depan rumah makan Mbok Judes (dulunya) dan terletak di sepanjang ruko sebelah utara Mi Gacoan Malang.

Saya dengan Susan bolak-balik utara ke selatan karena memang susah menemukan. Ruko biasa, yang memang terlebih tak cukup luas. Ya tempat makan ini tak begitu luas, hanya terdiri tak lebih dari 8 meja makan. Ada yang lesehan dan duduk di kursi. Saya sama Susan memilih lesehan saja, lebih enjoy. Walaupun tempatnya kecil, ketika masuk pengunjung lumayan banyak lo. Kita sempat menunggu beberapa menit untuk gantian meja makannya.

Kita memilih menu yang netral saja, nggak neko-neko karena saya ngajak Susan. Nggak enak kalau dia hanya menemani saya saja. Kami memilih menu dengan pangang memanggang, daging panggah ala Korea. Menu ini biasa disebut dengan Samgyoepsal. Bisa memilih daging sapi atau ayam. Dan kita memilih daging sapi (100 gram). Saya beneran nggak sabar mencicipi daging panggang dengan dibungkus daun selada, diberi kimchi, cabai, dan bawang putih. Heemmm, kebanyakan ngiler saat nontonin drakor.

Ini penampakan menu pedamping untuk Samgyoepsal.

Jadi, kita memanggang sendiri daging-daging ini dengan alat pemanggang yang disediakan. Seneng sih main panggang sendiri dengan tingkat kematangan yang kita bisa sesuaikan. Daging ini direndam dengan kecap dan jahe beberapa lama, kemudian dipanggang sendiri oleh pengunjung. Ternyata lidah saya nggak cocok sama makanan ini. Bumbu jahe yang dilumurkan ke daging ini sangatlah kental (strong), saya nggak suka hehe.

Kimchinya pun juga, ternyata saya nggak terlalu suka. Beda dengan kimchi-kimchi sebelumnya yang pernah saya coba. Kecut dan menyengat sekali jahenya, ampun buat saya. Lha memang makanan frementasi kali Ve. Kalau Susan oke sih buat menu satu ini, saya hanya makan beberapa potong daging saja sedangkan Susan Sisanya. Harga satu menu ini yakni 33 ribu.

Kalau saya ternyata lebih suka menu ini, Odeng dan Oemuk. Tapi, untuk dua menu ini Susan nggak suka karena dari ikan dan menurut dia amis. Menu ini bisa kita pilih sendiri di depan kasir dengan kisaran harga 5-7 ribu. Saya suka karena empuk, kenyal, dan gurih. Didampingi dengan kuahnya juga, nggak manis dan nggak terlalu asin. Bukan rasa micin ya, gurih karena bawang bombaynya. Heem yummy….

Odeng atau Eomuk adalah bakso ikan khas Korea. Odeng merupakan daging ikan yang dihaluskan lalu dicampur tepung terigu dan beberapa bumbu. Kemudian ditusuk dengan tusuk sate dan direbus dengan kaldu. Selain ikan, dalam adonan juga bisa dimasukkan kepiting ataupun cumi.

Sayang, menu lain yang ingin saya cicipi dan ngiler dari kapan tahu, lagi habis hiks. Jjajangmyeon yakni mi saos kacang hitam.

Untuk kalian penggemar drakor, makanan Korea, boleh sekali buat icip-icip di Kedai Seasoning Malang ini. Icip-icip bolehlah, mewujudkan keinginan menyantap makanan Korea yang biasa hanya dilihat di layar doang sembari nahan pengen (kan kasihan). Harganya cukup terjangkau, tapi untuk mahasiswa ya usaha dikitlah. Nabung aja dulu kalau mau jajan jajanan Korea.

Advertisements

14 thoughts on “Icip-Icip Kuliner Korea, Kedai Seasoning Malang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s